Meningkatnya sedimen layang (suspended sedimen) dalam aliran yang diukur dalam kosentrasi akan berpengaruh terhadap kecepatan pengendapan butiran sedimen dan pada akhirnya akan mempengaruhi efesiensi pengendapan bangunan penangkap sedimen.
Penelitian ini untuk melihat pengaruh perubahan konsentrasi sedimen layang dalam aliran terhadap efisiensi pngendapan, dengan percobaan pengaliran pada prototype bangunan penangkap sedimen di laboratorium. Bahan sedimen yang digunakan adalah batu bara dengan diameter butiran terbesar 1,0 mm. Sebelum dialirkan ke prototipe, sedimen dicampur dengan air dalam tangki pencampur yang dapat mengaduk secara merata dan dapat dinaik-turunkan untuk mempertahankan elevasi muka campuran air-sedimen konstan agar debit pengaliran dari tangki ke prototype juga konstan. Read the rest of this entry »
Archive for the ‘Artikel’ Category
PENGARUH KONSENTRASITERHADAP EFISIENSI PENGENDAPAN BANGUNAN PENANGKAP SEDIMEN
In Artikel on March 22, 2009 at 11:53 amTeknologi Plasma untuk Daur Ulang Limbah Oil Sludge
In Artikel on March 14, 2009 at 10:10 amBerbagai kasus pencemaran limbah beracun berbahaya (B3) dari penambangan minyak di Indonesia, hingga saat ini belum pernah ditangani dengan serius. Kasus pencemaran akibat oil sludge atau endapan pada tangki penyimpanan minyak industri perminyakan, seperti di Tarakan (Kalimantan Timur), Riau, Sorong (Papua), dan terakhir kasus pencemaran di Indramayu sudah seharusnya menjadi catatan penting bagi para pengelola penambangan minyak akan pentingnya pengolahan limbah oil sludge di tanah air.
Teknologi plasma banyak diterapkan sebagai salah satu teknik pengolahan limbah. Plasma umumnya dipergunakan pada pengolahan limbah padat. Di negara maju seperti Jepang plasma dipergunakan untuk mengolah logam atau limbah domestik pada insinerator sekaligus dapat mendaur ulang limbah logam berat seperti timbal (Pb) dan seng (Zn) yang terkandung limbah tersebut.
Dewasa ini, teknologi plasma juga dapat diterapkan dalam mengolah limbah oil sludge. Plasma tidak hanya dapat mengolah oil sludge, tapi sekaligus dapat mendaur ulang limbah yang umumnya mengandung sekitar 40% minyak. Dengan mengolah oil sludge akan menghasilkan light oil seperti minyak diesel yang siap pakai, dan residu dari proses pengolahan siap dan aman untuk dibuang (landfill).
Oil sludge
Limbah dari proses penyulingan minyak mentah (crude oil) dalam industri perminyakan sangatlah komplek. Limbah yang dihasilkan dapat diklasifikasikan sebagai limbah gas, cair dan padat. Kandungan limbah gas buangan seperti, volatile hydrocarbon, CO, NOx, dan SOx dapat mencemari lingkungan dan berbahaya bagi kesehatan masyarakat disekitarnya. Begitupula dengan limbah cair dari sisa proses penyulingan umumnya memiliki kandungan minyak, bahan-bahan kimia seperti, timbal, sulphide, phenol, dan chloride yang merupakan limbah beracun berbahaya.
Limbah padat yang dihasilkan disebut oil sludge. Dimana minyak hasil penyulingan (refines) dari minyak mentah biasanya disimpan dalam tangki penyimpanan. Oksidasi proses yang terjadi akibat kontak antara minyak, udara dan air menimbulkan adanya sedimentasi pada dasar tangki penyimpanan, endapan ini adalah oil sludge. Oil sludge terdiri dari, minyak (hydrocarbon), air, abu, karat tangki, pasir, dan bahan kimia lainnya. Kandungan dari hydrocarbon antara lain benzene, toluene, ethylbenzene, xylenes, dan logam berat seperti timbal (Pb) pada oil sludge merupakan limbah B3 yang dalam pengelolaannya harus mengacu pada peraturan pemerintah no. 18 tahun 1999, dimana limbah B3 harus diproses untuk mengubah karakteristik dan komposisi limbah B3 menjadi tidak beracun dan berbahaya.
Sebenarnya banyak teknik pengolahan limbah oil sludge yang dapat diaplikasikan seperti, incineration (pembakaran), centrifuges (pemisahan), steam extraction (ekstraksi), dan bioremediation (microbiologi). Namun, kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa teknologi tersebut masih jauh dari yang diharapkan, ditambah lagi dengan biaya operasional yang masih sangat mahal.
Daur ulang limbah oil sludge
Dewasa ini pemanfaatan plasma dengan suhu tinggi (thermal plasma) dalam berbagai proses industri meningkat. Thermal plasma adalah gas yang terionisasi (ionized gas), dengan suhu tinggi diatas 10.000 ・. Thermal plasma dapat dibuat dengan electric arc, yang terbentuk diantara dua elektroda, dalam sebuah alat yang disebut plasma torch. Dengan memasukkan gas seperti, udara, argon, nitrogen, steam dan lain sebagainya kedalam plasma torch, atom atau molekul gas akan bertumbukan dengan elektron yang terbentuk dalam electric arc. Hasil dari proses ini adalah panas dan gas terionisasi yang akan memproduksi thermal plasma jet dengan temperature yang sangat tinggi.
Plasma yang dihasilkan dapat dipergunakan untuk mengolah dan mendaur ulang limbah oil sludge. Plasma yang dihasilkan oleh plasma torch dapat dioperasikan pada suhu 15.000 ・. Plasma ini dapat dipergunakan untuk menguapkan senyawa organik (hydrocarbon) yang terkandung dalam oil sludge. Senyawa organik yang menguap dapat dibentuk kembali dalam bentuk minyak, dan dapat dimanfaatkan.
Prose sistem pengolahan limbah oil sludge dengan plasma dapat dilihat pada Gambar 2. Energi yang diperlukan dalam proses dibentuk dalam plasma torch. Gas yang dipergunakan dalam torch adalah argon atau nitrogen (dalam hal ini tidak ada oksigen). Gas organik yang yang terbentuk dalam reaktor bersamaan dengan gas argon atau nitrogen kemudian dimasukkan kedalam kondensor, untuk mengubah uap gas tadi menjadi cairan. Setelah melalui pendinginan dalam kondensor cairan yang terbentuk dari gas organik tadi adalah light oil yang 100% dapat dipergunkan kembali. Gas argon atau nitrogen sendiri dapat dipergunakan kembali dalam reaktor proses.
Normal operasi temperatur yang dipergunakan dalam proses ini adalah sekitar 800 hingga 1200 derajat celcius, suhu terbaik yang dibutuhkan untuk menguapkan kandungan hydrocarbon dalam oil sludge. Kondisi dalam reaktor proses dikondisikan sedemikian rupa agar tidak terjadi proses oksidasi pada material hydrocarbon dan dapat mendukung proses pembentukan minyak pada condensator. Residu yang dihasilkan dari proses ini akan bebas dari kandungan hydrocarbon, dan siap untuk dibuang ke TPA dengan aman. Apabila pada oil sludge terkandung logam berat seperti timbal proses lanjutan dengan plasma dapat dilakukan untuk mendaur ulang logam tersebut.
Beberapa kelebihan dari pemanfaatan proses ini adalah energi efisiensinya dapat mencapai 80%, hal ini jauh lebih tinggi dibandingkan pada proses yang menggunakan gas atau bahan bakar minyak lain yang hanya dapat mencapai 20%. Juga plasma proses akan lebih efektif jika diaplikasikan pada limbah oil sludge yang memiliki kandungan hydrocarbon di atas 10%. Selanjutnya, kandungan hydrocarbon pada residu yang dihasilkan berkisar dibawah 0.01% dari total hydrocarbon.
Dengan menerapkan plasma proses pada limbah oil sludge diharapkan pencemaran lingkungan dan dampaknya bagi kesehatan masyarakat dapat dihindari. Lebih dari pada itu oil sludge dapat didaur ulang sehingga dapat menjadikan nilai tambah bagi industri perminyakan nasional.
Alasan Blogger Bisa Stress
In Artikel on January 27, 2009 at 12:58 pm- Sudah capek nulis banyak di blog, gak ada yang mau berkunjung ke blog-nya.
- Sudah kasih banyak komentar di ribuan blog, namun hasilnya gak ada yang mau kasih komentar di tulisannya alias sepi komentar.
- Salah nulis artikel di blog, malah jadi buka-bukaan, yah jadi terlalu terbuka, sampai nulis dirinya punya penyakit panu, kurap dan kadas. Wah jadi ketahuan deh…
- Baca blog di tempat lain yang tulisannya gak penting tapi malah banyak komentarnya. Sedangkan di blog-nya sudah ditulis dengan penuh hati-hati plus riset segala, tetap tidak ada yang kasih komentar
- Jatuh cinta sama blogger cowok, pas diajak ketemuan, trus ngobrol sana-sini, eh ternyata udah punya istri dua, anak tiga.
- Nembak cewek lewat blogger, eh ditolak mentah-mentah sama si cewek lewat blog yang sama, sehingga ditertawakan blogger lainnya.
- Ketika hangout bareng teman-teman, foto-foto, eh setelah diposting ke blog-nya, di foto bagian dirinya, ada kulit cabe merah nyangkut di giginya. Cape’ deh…
- Trus mikirin no.1 lagi sampai capek.
ObamaCTO.org, Menanti Perubahan dari Obama
In Artikel on January 11, 2009 at 12:34 pm
Presiden Amerika yang menang atas John McCain, Barack Obama, belum mendapatkan gelarnya sebagai Chief Technology Officer, namun ribuan pengguna Internet masih menanti kepastian apa yang menjadi prioritas dari cabinet baru yang dibangun Obama. ObamaCTO.org, sebuah website tanpa ada koneksi dari team transisi Obama yang diluncurkan tahun ini, memudahkan user untuk memberikan saran dan voting, agenda apa dari Chief Technology Officer (CTO) pertama tersebut, sebuah level perjalanan cabinet Obama yang harus dilakukan. Read the rest of this entry »
Goodbye Jerry Yang, Welcome New Yahoo’s CEO
In Artikel on January 8, 2009 at 12:31 pm
Yahoo telah memberikan pengumuman baru, Senin kemaren bahwa co-founder Yahoo, Jerry Yang, yang telah menolak dengan angkuhnya tawaran dari Microsoft sebesar 47 juta dollar, kini harus lengser dari kursi kepala eksekutif perusahaan pioneer Internet tersebut.
“Jerry dan Board Yahoo telah berdialog mengenai timing kesuksesan, dan kami semua setuju bahwa sekaranglah saat yang tepat untuk membuat transisi ke dalam CEO yang baru, yang dapat membawa perusahan ke level berikutnya. Kami sangat berterima kasih kepada Jerry untuk kontribusinya sebagai CEO selama 18 bulan ini, dan kami senang bahwa ia berencana untuk tetap bekerja aktif di Yahoo sebagai key executive dan member dari Board.” kata Roy Bostock, chairman Yahoo. Read the rest of this entry »
IBC, Stasiun Penyiaran UEFA EURO 2008 Pertama
In Artikel on December 24, 2008 at 11:44 amIBC (International Broadcast Centre) di Viena telah dibuka Selasa (03/06) di Vienna dan merupakan pertama kalinya dalam sejarah penyiaran sepakbola UEFA (Union of European Football Associations). Presiden UEFA, Michel Platini, akan menyalakan video TV yang ada di ruang master control IBC, dengan video yang diambil dari semua tempat pertandingan Euro di Austria dan Swiss. Ruang master control IBC merupakan pusat dari penerima sinyal video dan audio yang datang dan keluar melalui fiber atau satelit dan semua situs dengan hanya menekan satu tombol. Read the rest of this entry »
Kid-Adult, Mengaku Dewasa Tapi Masih Kekanak-Kanakan
In Artikel on December 11, 2008 at 12:11 pmMungkin Anda pernah mendengar jikalau usia tidak menentukan kedewasaaan seseorang, hanya saja biasanya sebagian besar orang berpendapat bahwa orang yang lebih tua dan semakin berumur, lebih dewasa dibandingkan yang lebih muda. Lalu adakah sifat kekanak-kanakan dari mereka yang mungkin telah berumur atau mereka yang telah mengaku sudah dewasa? Atau mungkin mereka tidak menyadari atau malu mengakui, bahwa mereka yang mengaku dewasa juga bisa bersikap kekanak-kanakan? Read the rest of this entry »
Kantor Garasi Google
In Artikel on November 26, 2008 at 10:29 amDelapan tahun yang lalu, dua orang mahasiswa Standford University bernama Larry Page dan Sergey Brin memulai usahanya membangun sebuah situs aplikasi pencarian sistematis atas sekumpulan besar data-data informasi yang ada di Internet. Untuk dapat mewujudkan keinginan tersebut, mereka memerlukan suatu tempat berteduh agar mereka dapat bekerja dengan nyaman. Kemudian mulai dicarilah sebuah tempat bagi mereka untuk memulai pekerjaannnya, hingga kemudian mereka menemukan sebuah garasi milik Susan Wojcicki di Menlo Park Resident. Read the rest of this entry »